Nokia Luncurkan Program Donasi Daur Ulang HP
Dengan menyumbang ponsel dan aksesoris bekas Nokia, berarti menanam pohon di kali Ciliwung
Rabu, 19 Agustus 2009, 17:07 WIB
Indra Darmawan
Program Nokia Give & Grow (Facebook)

VIVAnews - Nokia hari ini meluncurkan program ramah lingkungan Nokia Give & Grow untuk mengurangi emisi gas karbon, di Hotel Dharmawangsa Jakarta, Rabu 19 Agustus 2009..

Melalui program yang berjudul "Beri Handphone, Tumbuh Pohon" Nokia mengajak semua orang untuk mendonasikan ponsel Nokia dan aksesoris lawasnya untuk didaur ulang.

Dengan bekerja sama dengan TESS-AMM, sebuah perusahaan yang khusus bergerak di bidang teknologi daur ulang, ponsel-ponsel dan aksesoris yang diperoleh, bakal didaur ulang menjadi bahan dasar ponsel baru.

Sebagai kompensasi ponsel dan aksesoris yang didonasikan, Nokia dan TES-AMM bakal mendanai program NEWtrees yang diselenggarakan oleh World Wildlife Fund (WWF) Indonesia, yang mengupayakan penghijauan di daerah aliran sungai (DAS) Ciliwung.

Menurut Country Manager Nokia Indonesia Bob McDougall, kesadaran untuk menghargai lingkungan bisa dimulai dari hal-hal yang kecil, termasuk menyumbangkan ponsel dan aksesoris yang sudah tak terpakai. "Kami harap program Nokia Give & Grow di Indonesia bisa menjadi awal untuk menggugah kesadaran masyarakat ," ujar Bob.

Menurut Francis Cheong, Regional Manager Environmental Affairs Markets Nokia South East Asia-Pacific proses daur ulang bukanlah proses yang murah. Ada biaya tambahan yang harus ditanggung. Namun, bila hal ini tidak dilakukan, ongkos yang harus ditanggung atas kerusakan alam, akan lebih besar lagi.

Kini, ada sekitar 3 miliar ponsel Nokia yang tersebar di seluruh dunia. Bila seluruh pemilik Nokia memberikan ponselnya untuk didaur ulang, maka akan bisa mengurangi emisi gas karbon yang dihasilkan oleh sekitar 4 juta kendaraan bermotor.

Selanjutnya, Nokia akan turut mendanai program penanaman pohon di sekitar daerah aliran sungai Ciliwung, melalui program NEWtrees yang dilaksanakan oleh WWF Indonesia.

"Kami berencana untuk menanam pohon di DAS Ciliwung, pada area seluas 10 hektar," ujar Nazir Foead, Director of Governance, Community & Corporate Engagement WWF indonesia.

Menurut Fuad, program yang terbuka bagi semua perusahaan itu, memungkinkan para pendonor untuk memantau pertumbuhan pohon yang ia sumbangkan.

Setiap areal pohon difoto secara berkala sehingga para penyumbang bisa melihat dan memastikan bahwa programnya bukan sekadar program penanaman pohon semata, tanpa ada kelanjutan pemeliharaannya.

Nokia telah menyebar drop box (kotak pengumpulan ponsel dan aksesoris bekas) ke 91 Care Center di Indonesia, untuk menjaring ponsel-ponsel yang siap didaur ulang. Nokia juga melakukan kampanye program 'Nokia Give & Grow' ini melalui jejaring sosial Facebook.

• VIVAnews
 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.



BERITA TEKNOLOGI TERPOPULER