Tak Bayar Lembur, Apple Dituntut
Honor lembur seharusnya dibayarkan satu setengah kali lipat honor bekerja di jam kerja.
Selasa, 11 Agustus 2009, 06:35 WIB
Muhammad Firman
  (unisa.edu.au)

VIVAnews - Seorang mantan karyawan Apple Inc. mengajukan gugatan hukum terhadap perusahaan tempat ia pernah bekerja. Pasalnya, menurut sang karyawan, perusahaan telah memaksa karyawan bekerja di luar jam kerja tanpa memberikan kompensasi yang layak.

Kenyon Zahner, karyawan tersebut, menyatakan bahwa ia bekerja lebih dari 40 jam per minggu pada Apple Store di Florida tetapi tidak menerima bayaran yang layak seperti yang dinyatakan pada undang-undang yang berlaku di negara bagian tersebut.

"Tergugat mengetahui bahwa penggugat bekerja di melebihi jam kerja dan tidak membayar uang lembur pada penggugat," kata pengacara Zahner, seperti VIVAnews kutip dari Smartcompany, 11 Agustus 2009.

Akan tetapi, pengacara tersebut juga menyebutkan bahwa mereka tidak bisa memberikan catatan lengkap jumlah jam lembur yang telah dilakukan kliennya. Alasannya, Apple mengontrol penuh data-data jam lembur kliennya dan juga karyawan lain yang masih bekerja di Apple.

Dalam gugatan yang diajukan disebutkan bahwa karyawan yang bekerja di luar jam kerja berhak untuk mendapatkan upah satu setengah kali lipat dari upah di jam kerja.

• VIVAnews
 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.