80% Komponen Nokia Bisa Didaur Ulang
Nokia mengajak masyarakat Indonesia menjadi bagian dari masyarakat yang peduli lingkungan.
Sabtu, 1 Agustus 2009, 09:04 WIB
Muhammad Firman
  (geekzone.co.nz)

VIVAnews - Nokia, produsen telepon seluler terbesar dunia mengajak masyarakat Indonesia untuk turut serta menjadi bagian dari gerakan peduli lingkungan secara global. 

Caranya pengguna dapat memberikan ponsel dan aksesoris mereka yang sudah tidak terpakai lewat 91 titik Nokia Care Centre. Setelah terkumpul, Nokia akan mengirimkan produk-produk tersebut ke pabrik di Singapura untuk di daur ulang.

Untuk program tersebut, Nokia bekerja dengan perusahaan daur ulang TES-AMM untuk memastikan limbah didaur ulang dengan baik. Pasalnya, sampai dengan 80% dari produk Nokia bisa didaur ulang.  

“Sebuah ponsel dibuat dari berbagai bahan seperti plastik di case atau cover, dan juga berbagai elemen logam di peralatan elektronik seperti charger dan aksesoris yang dapat didaur ulang,” kata Bambang N Gyat, Technical Advisor TES-AMM pada keterangan pers yang VIVAnews kutip 1 Agustus 2009. “Bahkan hampir setiap bagian dari sebuah ponsel dapat didaur ulang,” ucapnya.

Lebih lanjut Bambang menjelaskan, mengenai elemen logam di sebuah ponsel dan aksesorisnya dapat didaur ulang menjadi bahan baku seperti logam besi, sementara elemen plastik dapat didaur ulang menjadi plastik palet. 

“Sayangnya, masyarakat Indonesia masih banyak yang belum mengetahui bahwa produk-produk yang kita gunakan setiap hari dapat diproduksi dari bahan-bahan yang telah melalui proses daur ulang,” kata Bambang. “Padahal, dengan memaksimalkan sumber daya melalui daur ulang e-waste, kita juga dapat turut menghemat energi,” ucapnya.

Di Indonesia, Nokia telah menyediakan boks daur ulang di 91 Nokia Care Centre untuk memberikan kemudahan kepada konsumen untuk memberikan ponsel dan aksesoris yang sudah tidak terpakai untuk didaur ulang. Jika semua ponsel telah terkumpul, maka TES-AMM akan mengirimkannya ke pabrik di Singapura untuk di daur ulang. 

“Ponsel telah meningkatkan kualitas hidup kita sehari-hari dengan cara yang tak terbayangkan. Sekarang saatnya bagi kita untuk peduli terhadap lingkungan dengan cara berpartisipasi di program Nokia recycling campaign,” kata Francis Cheong, Nokia Regional Manager, Market Environmental Affairs, SEAP. “Jadi, sekarang ambil ponsel atau aksesoris bekasmu dari laci dan berikan ke boks daur ulang di setiap Nokia care service point untuk didaur ulang,” ucapnya.

• VIVAnews
 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.


BERITA TEKNOLOGI TERPOPULER