Banyak Main Facebook, Nilai Jadi Buruk
Mahasiswa jurusan sains, teknologi, dan bisnis kemungkinan besar pengguna setia Facebook.
Selasa, 14 April 2009, 07:54 WIB
Muhammad Firman
  (facebook.com)

VIVAnews - Ingin anak Anda mendapat nilai yang lebih bagus? Minta mereka kurangi waktunya bercengkrama di Facebook. Penelitian terbaru yang dirilis oleh Ohio State University menunjukkan bahwa mahasiswa yang menggunakan Facebook menghabiskan lebih sedikit waktu untuk belajar dan mendapatkan nilai yang lebih kecil dibanding mahasiswa yang tidak menggunakan situs jejaring sosial populer tersebut.

Meski begitu, pengguna Facebook tersebut tidak mengakui masalah itu. Menurut laporan yang dirilis, 79 persen mahasiswa menyebutkan penggunaan situs jejaring sosial tersebut tidak mempengaruhi pelajaran mereka.

“Kami tidak bisa menyebutkan bahwa Facebook memiliki efek samping menurunnya nilai dan berkurangnya waktu belajar, tetapi kami menemukan adanya hubungan tersebut,” kata Aryn Karpinski, salah satu penulis riset tersebut yang juga merupakan mahasiswa doktoral dari Ohio State University seperti VIVAnews kutip dari Computerworld, 14 April 2009. “Sebaliknya, klaim mahasiswa yang menyatakan bahwa penggunaan Facebook tidak mempengaruhi pelajaran mereka terbukti tidak benar. Temuan kami menunjukkan bahwa mereka mendapatkan nilai yang lebih buruk dan waktu belajarnya berkurang,” ucap Karpinski.

Dari laporan juga tercatat bahwa mereka yang menghabiskan waktunya di Facebook merupakan calon system administrator dan chief information officer. Pasalnya, mahasiswa yang paling banyak menggunakan situs jejaring sosial tersebut adalah mahasiswa sains, teknologi, teknik, matematika, dan bisnis. Persentasenya lebih besar dibandingkan mereka yang mempelajari ilmu sosial dan humaniora.

Survey dilakukan terhadap 219 mahasiswa Ohio State dan hanya menanyakan Facebook, tidak fokus ke situs jejaring sosial lain seperti Myspace atau Twitter.

Penelitian yang dilakukan Ohio State University menemukan bahwa 85% mahasiswa tingkat sarjana menggunakan Facebook, sementara 52% mahasiswa pascasarjana memiliki akun Facebook. Terungkap juga bahwa pengguna Facebook, yang biasa belajar antara 1 sampai 5 jam per minggu memiliki nilai rata-rata antara 3 sampai 3,5. Tetapi mahasiswa yang tidak menggunakan Facebook, yang belajar 11 sampai 15 jam per minggu memiliki nilai rata-rata antara 3,5 sampai 4.

Karpinski menunjukkan bahwa penelitian tersebut tidak berarti menggunakan Facebook otomatis menurunkan nilai sekolah.

“Banyak faktor lain yang mempengaruhi, seperti kepribadian individu yang menghubungkan penggunaan Facebook dan nilai yang rendah,” kata Karpinski. “Jika tidak karena Facebook, beberapa mahasiswa akan menemukan cara lain untuk menghindari belajar dan akhirnya mendapatkan nilai kecil. Tetapi ada kemungkinan juga turunnya nilai bisa disebabkan mahasiswa menghabiskan terlalu banyak waktu bersosialisasi secara online,” ucapnya.

• VIVAnews
 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.