VIVAnews - Belum satu tahun menjabat, salah satu direktur PT Mobile-8 Telecom Tbk (FREN) memilih untuk mengundurkan diri.
Direktur Mobile-8 yang mengundurkan diri itu adalah Beydra Yendi, yang sebelumnya menjabat sebagai direktur sales dan marketing. Beydra mengajukan pengunduran diri pada Februari 2010.
"Saat ini saya nonaktif," kata Beydra ketika dikonfirmasi VIVAnews di Jakarta, Kamis 18 Maret 2010.
Ketika ditanya alasan pengunduran dirinya, Beydra hanya mengaku akan kembali bergabung dengan grup PT Global Mediacom Tbk (BMTR).
"Mobile-8 kan sudah dibeli Sinarmas (melalui PT Gerbangmas Tunggal Sejahtera). Jadi saya memilih untuk kembali ke Mediacom," ujarnya.
Namun, Beydra menjelaskan, pengunduran dirinya baru akan efektif pada saat pelaksanaan rapat umum pemegang saham (RUPS) perseroan pada April 2010.
"Saya akan bergabung dengan Oke Vision (jaringan televisi berlangganan) dengan posisi yang sama (direktur sales dan marketing)," ujarnya.
Sekretaris Perusahaan Mobile-8 Telecom Chris Taufik juga membenarkan pengunduran Beydra Yendi tersebut. "Pak Beydra Yendi memang telah mengajukan pengunduran diri pada Februari lalu," tuturnya.
Beydra Yendi efektif diangkat sebagai direktur Mobile-8 Telecom pada 1 Juni 2009.
Dengan pengunduran diri Beydra, saat ini komposisi direksi Mobile-8 adalah Merza Fachyz (direktur utama), Anthony Chandra Kartawiria, Agus Heryanto Lukas, dan Yopie Widjaja masing-masing sebagai direktur.
Sebelumnya, terkait pembelian saham Mobile-8 oleh grup Sinarmas, perseroan dan PT Smart Telecom sepakat untuk menggabungkan merek Fren dan Smart menjadi SmartFren.
Kedua perusahaan menggabungkan beberapa aktivitas seperti galeri, media iklan, dan promosi.
• VIVAnews