VIVAnews - Raksasa internet Amerika Serikat (AS), Google mengatakan tengah berdiskusi dengan pemerintah China mengenai masa depan mereka di negara Panda tersebut. Awal tahun ini, Google mengancam untuk menutup operasi di China terkait serangan cyber dan penyensoran yang ketat.
"Kami sedang dalam pembicaraan dengan pemerintah China namun kami belum bisa memberikan komentar apa pun mengenai itu," ujar juru bicara Google China, Marsha Wang, seperti ditulis laman harian Macau Daily Times.
Sebelumnya, eksekutif-eksekutif Google menyatakan bahwa perusahaan mereka sedang bersiap-siap meninggalkan pasar terbesar mereka, China. Alasannya, pemerintah China terus memaksa Google untuk menyensor mesin pencari mereka.
Wong mengatakan Google siap menutup Google.cn dan meninggalkan negara tersebut. "Google tetap kukuh bahwa kami akan menghentikan penyensoran mesin pencari kami di China," ujar wakil presiden Google, Nicole Wong kepada Komisi Hubungan Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat AS.
Januari lalu, Google mengancam akan meninggalkan China karena tidak dapat menanggulangi serangan dunia maya ke sistem kode dan akun Gmail milik sejumlah aktivis hak asasi manusia China.