Pasar Seluler
Ponsel Lokal Mulai Ancam Ponsel Branded
Dari 10 unit ponsel branded yang terjual, ponsel lokal juga terjual dengan jumlah sama.
Rabu, 10 Februari 2010, 13:01 WIB
Muhammad Firman, Muhammad Chandrataruna
  (Ilustrasi)

VIVAnews - Persaingan antara ponsel lokal dan ponsel branded sekarang ini sudah mulai imbang. Khususnya di pasar ponsel utama di tanah air. Keterangan tersebut diungkapkan Hengky Setiawan, Presiden Komisaris TiPhone Mobile Indonesia saat ditemui di Jakarta, 10 Februari 2010.

“Saya ambil contoh di ITC Roxy. Dari 10 unit hape branded yang terjual, hape lokal juga terjual dengan jumlah sama. Ini sudah terjadi di beberapa toko,” ucap Hengky. “Namun, saya tidak memungkiri kalau ponsel China atau merk lokal harus lebih memerhatikan service center-nya, terutama masalah kualitas layanan,” ucapnya.

Hengky menyebutkan, pihaknya sendiri (TiPhone), bersama Telesindo telah memiliki 500 outlet secara nasional. “Kami terus berupaya untuk tetap bisa konsisten membantu para customer kami,” ucapnya.

“Kalau misalnya rata-rata ponsel lokal memakan waktu berhari-hari, kini kami menjamin persoalan bisa beres dalam waktu maksimal 2x24 jam saja,” klaim Hengky. “Menjaga kualitas adalah modal saing untuk bisa bertahan di antara ponsel-ponsel branded,” ucapnya.

Sebagai merk baru di koridor ponsel merek lokal, Hengky menyebutkan, pihaknya perlu memberi perhatian khusus terhadap kualitas layanan dan service center.

“Selain itu, perlu dibangun kemitraan dengan para pengembang aplikasi-aplikasi lokal dan penyedia layanan instant messaging,” kata Hengky. “Ini terkait pengingkatan kualitas dan variasi layanan pada pelanggan agar banyak pilihan,” ucapnya.

• VIVAnews
 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.


BERITA TEKNOLOGI TERPOPULER